Semangat Sastra Muda Terus Berkobar
Tidore Kepulauan – Lomba Drama Pendek tingkat SMP/MTs se-Kota Tidore Kepulauan yang diinisiasi oleh Komunitas Sastra Armada Pena, sukses digelar dengan dukungan penuh dari Balai Bahasa Maluku Utara. Acara yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap sastra dan seni peran di kalangan pelajar ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Maluku Utara, yang diwakili oleh Kasubag Kepegawaian, Ibu Nurul Istiqomah Gunawan, SH., M.Hum.
Dalam sambutannya, Ibu Nurul menyampaikan apresiasi kepada Armada Pena atas dedikasinya dalam mengembangkan minat dan bakat siswa di bidang seni. “Armada Pena menjadi satu-satunya penerima bantuan pemerintah dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa tahun ini. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi SMP/MTs untuk terus berkarya di bidang sastra,” ujarnya.
Lomba ini diikuti oleh tim-tim teater dari berbagai sekolah yang menampilkan naskah drama karya Syahrian Khamary berjudul “Aroma Kata di Kota Rempah”. Para peserta berhasil memukau para juri dan penonton dengan kemampuan akting mereka yang mempesona.
Aula Gedung Perpustakaan Kota Tidore Kepulauan pun dipenuhi oleh para pendukung yang memberikan semangat kepada tim favorit mereka. Sorak sorai dan tepuk tangan riuh menggema, menciptakan suasana yang meriah dan penuh antusiasme.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Tim Teater SMPN 3 Kota Tidore berhasil meraih gelar juara pertama, disusul oleh SMPM 1 Kota Tidore sebagai juara kedua, dan SMP IT Citra Umat Kota Tidore sebagai juara ketiga.
Kemenangan ini disambut gembira oleh Ibu Nuryani Panda, Sutradara Tim Teater SMPN 3 Kota Tidore. “Semoga tahun depan lomba ini bisa dilaksanakan lagi. Ini luar biasa, baru kali ini ada kompetisi drama di kota ini. Terima kasih Armada Pena, Balai Bahasa Maluku Utara, dan Badan Bahasa,” ungkapnya dengan haru.
Syahrian Khamary, selaku perwakilan dari Armada Pena, menyampaikan harapannya agar kedepannya dapat menggelar kompetisi teater yang lebih besar, yaitu tingkat SMP se-Provinsi Maluku Utara. “Kami berharap dapat terus berkontribusi dalam mengembangkan potensi seni dan sastra di kalangan generasi muda Maluku Utara,” tuturnya.
Lomba Drama Pendek ini menjadi bukti nyata bahwa semangat sastra dan seni peran di Kota Tidore Kepulauan terus berkobar. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan bakat mereka dan melestarikan budaya daerah.


