ARMADA PENA GELAR AJANGSANA SASTRA DI KOTA REMPAH

Dari Rempah, Sastra Menggema: Armada Pena Gelar Ajangsana Sastra yang Memikat di Kota Tidore Kepulauan!

Tidore Kepulauan – Di tengah semerbak aroma rempah yang khas, geliat sastra di Kota Tidore Kepulauan kembali menemukan momentumnya. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen hadir sebagai angin segar dengan program Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat Fasilitasi dan Apresiasi Bagi Komunitas Sastra Tahun 2025. Komunitas Sastra Armada Pena (Arpen) Kota Tidore Kepulauan terpilih sebagai salah satu penerima manfaat, mengusung kegiatan “Ajangsana Sastra Kota Rempah” yang siap memeriahkan bulan Oktober!

Syahrian Khamary, Gubernur Sastra Maluku Utara sekaligus ketua komunitas Arpen, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh minimnya pembinaan, pendampingan, dan perlombaan di bidang sastra yang menyebabkan lesunya gairah sastra di Kota Tidore Kepulauan.

“Solusinya adalah dengan membuat program berkelanjutan seperti temu penulisan sastra, lomba drama, lomba bercerita anak, pentas, dan apresiasi,” ujar Syahrian, yang juga merupakan alumni Munsi III.

Mengangkat tema “Aroma Kata di Kota Rempah”, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong perkembangan komunitas sastra, meningkatkan peran komunitas sebagai sarana pembelajaran, serta meningkatkan apresiasi masyarakat dan pemerintah terhadap sastra

Syahrian menambahkan, ada empat kegiatan utama yang akan dilaksanakan

Empat Agenda Utama

  • Pentas Sastra
  • Ajangsana Penulisan Puisi dan Dolabilolo
  • Lomba Drama Pendek
  • Lomba Bercerita Anak

Untuk menyukseskan kegiatan ini, pengurus Komunitas Sastra Armada Pena telah membentuk Panitia Pelaksana pada tanggal 5 Oktober 2025 di Mafukoko Tuguwaji Tidore. Dewi M Khamary dipercaya untuk mengemban amanah sebagai ketua panitia.

Dengan semangat membara, “Ajangsana Sastra Kota Rempah” diharapkan menjadi titik awal kebangkitan sastra di Tidore Kepulauan. Mari kita dukung dan saksikan bersama bagaimana aroma kata mampu menghidupkan kembali kota rempah ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

document.addEventListener('DOMContentLoaded', function(){ var navLinks = document.querySelectorAll('.timeline-nav a'); var details = document.querySelectorAll('details.timeline-year'); function clearActive() { navLinks.forEach(function(a){ a.classList.remove('active'); }); } function setActiveByHref(href) { clearActive(); var link = document.querySelector('.timeline-nav a[href="'+href+'"]'); if (link) link.classList.add('active'); } // Click nav item navLinks.forEach(function(a){ a.addEventListener('click', function(){ setActiveByHref(a.getAttribute('href')); }); }); // Toggle details section details.forEach(function(d){ d.addEventListener('toggle', function(){ if (d.open) { setActiveByHref('#' + d.id); } }); }); // Scroll observer if ('IntersectionObserver' in window) { var io = new IntersectionObserver(function(entries){ entries.forEach(function(entry){ if (entry.isIntersecting) { setActiveByHref('#' + entry.target.id); } }); }, { root: null, rootMargin: '-120px 0px -60% 0px', threshold: 0 }); details.forEach(function(d){ io.observe(d); }); } // Hash on page load if (location.hash) { setTimeout(function(){ setActiveByHref(location.hash); }, 100); }